oleh

Diskominfo Nisel Selenggarakan Workshop Bidang Jurnalistik

NISEL-SUMUT|wartaposgroup.co.id Pemerintah Daerah Kabupaten Nias Selata melalui Dinas Kominfo Nisel, selenggarakan kegiatan Workshop di Bidang Jurnalistik, acara berlangsung di Baloho Central Beach Telukdalam, Jumat, 22/11/2020.

Pada kesepatan itu di hadiri, Kepala Dinas Kominfo Nisel Deri Dohude, Sekdin Kominfo Hans Martin Wau, Kabid dan Staf Diskominfo Nisel, dan
sejumlah wartawan dari berbagai Media, baik cetak dan Online.

Oleh Narasumber Ahmad Dhauhar, memaparkan tentang Kode Etik Jurnalistik, dan tugas-tugas pokok sebagai Jurnalistik, landasan Ideal Pers atau Media, sesuai pasal 2 UU No.40 Tahun 1999 yang menyatakan, Pers bertugas mewujudkan kedaulatan rakyat yang berdasarkan prinsip-prinsip demokrasi, keadilan, dan supermasi hukum. Inti dari demokrasi adalah adanya kesempatan bagi aspirasi dan suara rakyat(Individu)dalam mempengaruhi sebuah keputusan. dan pasal 6 UU No. 40 Tahun 1999. beberapa poin dan pasal lainnya yang berkaitan dengan tugas jurnalistik.

Sesuai pemaparan Narasumber, ada Delapan Tugas Pers, salah satunya yakni, poin pertama Sebagai authenticator, dalam hal ini, wartawan harus dapat membantu masyarakat untuk memeriksa otentisitas suatu informasi dan seterusnya.

Ahmad Dhauhar, menurut perhitungan kasar yang dilakukan Dewan Pers, hingga akhir 2018 terdapat 43.000 media Online dari 47 Ribu Media di seluruh Indonesia.

Kemudian menurut Ahmad Djauhar, selain daripada kode etik jurnalistik, wartawan harus cerdas, ia juga mengatakan bahwa,  tidak kalah penting cara berpakaian, atau pakaian yang dikenakan dimana tempat melaksanakan kegiatan liputan.

Dari jumlah itu, per Media Juni 2019, Media berita yang terverifikasi, baru 3.470 Perusahaan Pers (364 faktual, 1.177 Administratif) mengingat belum adanya konstituen dari asosiasi perusahaan pers berbasis onlinbe yang menjadi konstituen Dewan Pers.

Salah seorang peserta Riswan Gowasa, juga mengakui bahwa dirinya selama ini dalam penulisannya banyak kesalahan, dan menyadari semua hal itu.

“Setelah saya mengikuti acara Workshop Bidang Jurnalistik ini, baru saya menyadari bahwa banyak yang salah selama ini, dalam membuat berita.,”ucap Riswan Gowasa.

Dari pantauan media ini, Dalam penjelas beberapa Materi yang di paparkan oleh narasumber, Peserta  Workshop Bidang Jurnalistik sangat merespon dan mulai memahami betapa pentingnya tehnik menulis dan menyusun kalimat bahasa, untuk menjadikan sebuah berita yang dapat di pahami setiap pembacanya.(Suasana H.)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed