oleh

Anggota Komisi III DPRD Nisel Monitoring Pembangunan Jembatan Idanotae

NISEL-SUMUT|wartaposgroup.co.id Anggota komisi III DPRD Nisel Ferisman Ndruru, didampingi Sekwan Firman Giawa, Kadis PUPR Nisel Erwinus Laia, Camat Gomo, memonitoring pelaksanaan pekerjaan pembangunan Jembatan Idanotae di Desa Lolosoni Kecamatan Gomo, Senin (03/08/2020).

Ferisman Nduru,  mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Daerah “Bupati Hilarius Duha, yang telah membangun Jembatan Idanotae. sebab masyarakat Sudah lama merindukan Pembangunan Jembatan Idanotae ini.

Politisi muda itu, juga berharap kepada rekanan untuk dapat mempertahankan mutu bangunan,  dan kepada warga agar mendukung program pemerintah.

Selain itu, ia juga berharap kepada masyarakat, secara khusus warga di sekitar jembatan agar menyatukan tekad untuk  lmendukung program pemerintah. “Supaya harapan-harapan masyarakat kedepan dapat berkelanjutan.,”Ferisman Ndruru

Anggota DPRD dari Partai Moncong Putih itu, mengakui bahwa, sejak 2016 hingga sekarang sudah banyak pembangunan yang terealisasi di Dapil IV, dan bahkan program pembangunan di daerah itu sungguh luar biasa.,”katanya.

“Pembangunan itu, bisa dibuktikan secara data bahkan bisa dipertanggungjawabkan,” tukasnya dengan penuh semangat.

Bahkan menurut dia, Kabupaten Nias Selatan (Nisel) telah berumur 17 tahun, dan pada pemerintahan saat ini baru maksimal program pembangunan. “Salah satunya adalah pembangunan jalan Lahusa-Gomo, dimana sampai Ibukota Kecamatan Gomo, di hotmix.,”ujarnya.

Kata dia, Defenisi pemerataan pembangunan bukan harus siap, karena untuk membangun Kabupaten Nias Selatan (Nisel) ini bukan seperti membangun Daerah yang hanya memiliki 7 atau 8 kecamatan, sedangkan Nisel memiliki 35 kecamatan dan 459 Desa.

“Persoalan perhatian pemerintah Daerah Nisel dalam membangun Daerah ini, telah dimulai sejak 2016 yang lalu. Bahkan sampai sekarang sudah maksimal, dan setidaknya setiap Dapil sudah ada pembangunan.,”bebernya

Disamping itu, Politisi muda ini, juga berharap supaya Pemda Nisel tidak berhenti untuk membangun Nisel.,”tuturnya.

Ditempat terpisah, Ama Yanti Laia sebagai pihak Rekanan optimis jika pembangunan jembatan itu bisa selesai bulan Desember 2020 mendatang.,”pungkasnya.

Sedangkan, anggaran pembangunan jembatan tersebut, bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) TA. 2020  pada Dinas PUPR Nisel dengan pagu dana sebesar Rp. 4.348.801.114, dikerjakan oleh PT. Soraya Tatema Harazakindo.

Dari beberapa informasi yang dihimpun Awak Media dari warga yang melintas di Daerah itu, mengatakan, Sungai Idanotae ini sudah banyak memakan korban, maka kami sangat senang sekali kalau secepatnya selesai Jembatan Idanotae ini.(Tim/S. Harita)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed