oleh

Masyarakat Desa Lolohowa Desak Kajari Nisel Segera Tetapkan Tersangka

NISEL-SUMUT|wartaposgroup.co.id Masyarakat desa lolohowa kecamatan lolowau kabupaten nias selatan, telah melaporkan dugaan penyalahgunaan dana desa yakni silpa 2017 dan dana desa 2018, hal itu di ungkapkan salah seorang warga desa lolohowa kamis 29/08/2019.

Sesuai data yang di peroleh media ini dari masyarakat desa lolohowa, hasil dari auditor Inspektorat kabupaten nias selatan, jelas dalam penggunaan dana ADD/DD baik silpa 2017 dan TA. 2018 diduga terdapat kerugian negara sebesar 227.690.530. Menurut informasi yang dihimpun media ini di lapangan, Pj. Kades Fobaso Halawa, sangat arogan, perangkat desa juga tak di fungsikan salah satu nya sekdes. sehingga dapat diduga ini untuk memuluskan tipu muslihatnya. "Sekdes lolohowa Fareso Halawa menjelaskan bahwa dirinya tidak di fungsikan sama sekali oleh pj kades selama pelaksanaan kegiatan ADD/DD di desa lolohowa, "yang lebih parah lagi camat saja dalam pencairan dana tak tahu, tapi bisa cair.,"pungkasnya Parahnya lagi, Pj Kades lolohowa "Fobaso Halawa menolak atau membantah temuan Inspektorat dengan melalui surat dinasnya pada 01 juli 2019. yang di tunjukkan kepada Inspektorat nias selatan,"menolak hasil audit Inspektorat kabupaten nias selatan.,"ungkap sekdes lolohowa Ia kembali berharap kepada pihak penegak hukum untuk dapat menyelesaikan masalah ini, dan segera di tetapkan tersangka, juga meminta kepada LSM dan PERS untuk membantu agar masalah ini dapat selesai.,"pinta sekdes fareso halawa Menurut dia, demi menjaga supermasi hukum serta reputasi penegak hukum tetap terjaga dan terpelihara, maka perlu tindakan yang nyata dari bapak penegak hukum. sehingga atas perbuatan nya itu penegakan hukum jadi kenyataan.,"ucap sekdes Pantauan media ini dilapangan pada hari kamis 29/08 tampak jelas LSM INAKOR dan pihak Kejaksaan Negeri Telukdalam sudah datang ke lokasi pembangunan yang di duga terjadi kerugian negara tersebut. Sementara itu Pj. Kades Fobaso Halawa, ketika di konfirmasi melalui WhattsApp tidak menjawab pertanyaan media ini hingga pukul 18:00wib.(tim/sh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed