oleh

Menjadi Kristen Pohon Korma

Doloksanggul (SUMUT) wartaposgroup – Kebaktian Bulanan ASN, TNI/POLRI, dan Pembinaan Rohani Kabupaten Humbang Hasundutan dengan thema “Menjadi Kristen Pohon Korma” digelar di Aula Hutamas Kompleks Perkantoran Tano Tubu Doloksanggul (14/6). Tampil sebagai pembicara Pdt. Donald Pieter Sinaga, Ketua Sinode Gereja Pantekosta Kudus Indonesia (GEPKIN) -Tarutung.14 Juni 2019

Acara kebaktian bulanan ini dihadiri oleh Sekdakab Humbang Hasundutan, Drs. Tonny Sihombing, M.IP yang hadir bersama Ibu Ny. Marista T. Sihombing, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Drs. Lamhot Hutasoit, MI.P, dan Asisten Administrasi Umum dan Kesra, Drs.Janter Sinaga, para kepala OPD, Tim Penggerak PKK Kab. Humbang Hasundutan, dan para ASN yang bertugas di lingkungan Pemkab. Humbang Hasundutan.

Dalam khotbahnya Pdt. Donald mengambil gambaran kehidupan pohon korma. Pohon Korma hidup di gurun pasir, dengan cuaca yang sangat extrim panas di siang hari dan sangat dingin pada malam hari, miskin air dan juga miskin mineral.

Kunci kemampuan bertahan Pohon Korma pada cuaca extrim dimulai sejak masih biji. Orang-orang Timur Tengah meletakkan biji korma di bawah batu untuk menekan biji supaya berakar dalam dan kuat. Batu yang menekan akan membuat akar pohon korma bertumbuh pesat menembus jauh ke dalam tanah. Pada saat pohon korma tumbuh, mempunyai cabang dan ranting hingga akhirnya berbuah dan menghasilkan buah manis yang berguna bagi banyak kehidupan di padang pasir.

Gambaran kehidupan pohon korma adalah gambaran kehidupan Kristen yang tangguh ditengah pelbagi persoalan dan salib berat menekan. Banyaknya masalah dan tantangan dalam hidup jangan membuat kita marah dan kecewa apalagi putus asa. Tantangan dan masalah merupakan kesempatan yang diberikan Tuhan bagi umatNya untuk semakin berakar dalam dan kuat di dalam Dia.

Mari kita belajar dari kehidupan pohon korma yang berakar dalam, tumbuh lurus, kuat dan tangguh dalam situasi sulit serta menghasilkan buah manis yang berguna bagi sesama. Semoga Tuhan menguatkan kita menjadi Kristen Pohon Korma zaman ini. (rel: NKK-Diskominfo)



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed