oleh

Motif Cemburu Pada Istri, Berujung Suami Masuk di Bui

NISEL-SUMUT| wartaposgroup.co.id Warga Desa Amuri Kecamatan Lolowau Aniaya Istrinya Sendiri hingga menusuk bagian kemaluan korban dengan kayu yang ada di dapur, hal ini di ungkapkan Kapolres Nisel AKBP Igede Nakti Wihdiarta,S.I.K saat Konferensi Pers, di dampingi Kasatreskrim AKP Edi Sukamto,S.H.,M.H, Kanit Pidum, Anggota Reskrim Polres Nisel, Kamis, 27/02/2020.

Kapolres Nisel AKBP Igede Nakti Wihdiarta,S.I.K mengatakan kepada sejumlah Awak Media, Kejadian ini kita menduga berawal dari motif Cemburu., tersangka ini juga mengikat Korban dengan tali plastik. dan mengakibatkan Korban mengalami sakit fisik dan psikis akibat perbuatan pelaku.

Korban melaporkan suaminya, Nomor LP/05/I/2020/SPK C/Res-Nisel/Sek Lolowau, tanggal 25 Januari 2020, pelapor an.ADINA BUULOLO alias Ina Devan. Terlapor (Suami) an.Fazikha Hulu 27 Tahun, yang beralamat di Desa Amuri Kecamatan Lolowau.

“Dijelaskan, Kornologis kejadian, pada hari Sabtu 04/01/2020 sekitar pukul 01.00 Wib, korban Adina Buulolo alias Ina Devan 26 Tahun, berada didalam kamar bersama anaknya di Desa Amuri Kecamatan Lolowau, Pelaku”Suami, datang kepada istrinya dan bertanya kepada korban, mengatakan “Selingkuh Kau, lalu Istri(Korban) menjawab mana ada aku selingkuh.

Kemudian, Suaminya (Tersangka) mengambil sebilah pisau yang berada di dekat tempat tidur dan mengarahkan kepada korban., dan bertanya kembali kepada korban dengan mengatakan “Kubunuh-kau” kalau kau tidak jujur.

Lalu, Tersangka menarik korban kesamping tempat tidur sambil membuka seluruh pakaian korban, kemudian menendang paha korban sebelah kiri dan paha sebelah kanan, setelah itu, Tersangka, menelepon keluarga korban dengan mengatakan  “Udah Selingkuh Saudara-mu ini.

Tersangka kembali mengasi handphone kepada korban dan mengatakan “Suruh datang keluarga-mu kalau tidak, ku ikat kau di tiang listrik.

Dengan dibawah ancaman tersangka, korban mengikuti keinginan tersangka dengan menelepon keluarganya dan mengatakan apa yang di katakan tersangka kepadanya.

Setelah itu, Tersangka membawa korban kedapur dan ketika sampai di dapur, kembali tersangka menganiaya korban dengan cara menendang paha korban sebanyak dua (2) kali, lalu korban disitu melarikan diri keluar rumah.

Lalu, Tersangka mengejar korban ke mudian saat itu tersangka kembali menendang korban, dimana juga saat itu sudah banyak warga yang melihat, saat itu lah pelaku membawa korban kembali kedalam rumah, lalu korban diikat oleh tersangka di dapur, setelah itu Tersangka mengambil satu sepotong kayu yang ada di dapur, lalu menusukkan kayu tersebut di bagian kemaluan korban.

Hal tersebut di atas, di akui oleh tersangka F.H dan menyesali perbuatannya, diungkapkan tersangka kepada sejumlah Awak Media di saat konferensi pers.

Akibat perbuatannya, tersangka akan di kenakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, pasal 44 Ayat 1 dari Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, dengan hukuman maksimal 5 Tahun Penjara.,”ucap Akpol 98 itu.(Suasana H.)

Ket Foto; Kapolres Nisel AKBP Igede Nakti Wihdiarta,S.I.K dan Tersangka F.H saat Konferensi Pers

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed