oleh

Rapat Musyawarah Desa Lolozaria tentang Pemberitahuan Pelaksanaan Kegiatan Dana Desa TA. 2020 Tahap Pertama

NISEL-SUMUT|wartaposgroup.co.id Rapat Musyawarah Desa Lolozaria Kecamatan Amandraya tentang Pemberitahuan Pelaksanaan Kegiatan Dana Desa TA. 2020, berlangsung dibalai Desa Lolozaria, Minggu, (29/03/2020).

Pada Kata pembukaan Kepala Desa Lolozaria, Kersmis Sarumaha menyampaikan, kami beritahukan kepada seluruh masyarakat beserta saudara BPD dan bapak Camat Amandraya, bahwa Dana Desa Lolozaria Tahap I (satu) Tahun Anggaran 2020 40% dengan nilai Rp. 309.000.000.- lebih, telah kami tarik sehingga pada musyawarah desa ini kami harapkan kepada saudara BPD dan Seluruh masyarakat untuk ikut bersama-sama mengawasi pelaksanaan kegiatan pembangunan desa.

Lanjut, ” kepala desa menegas bahwa RAB kegiatan Pembangunan desa akan dilengketkan dipapan informasi agar masyarakat mengetahui dan memenuhi azas transparansi tentang pengelolaan keuangan desa”, ujarnya kades.

Lebih lanjut, kepala desa lolozaria juga menyampaikan, bahwa dana yang telah masuk tahap pertama ini kerekening desa hanya Dana Desa sedangkan ADD masih menunggu dan diperkirakan bulan depan baru masuk kerekening desa, maka kami harapkan kepada seluruh masyarakat desa, BPD, dan Perangkat Desa agar kita selalu berkerja sama dalam membangun desa yang kita cintai ini.

Sambutan Tokoh Masyarakat, Angoraigo Laia, menyampaikan kita masyarakat desa lolozaria sangat berterima kasih kepada pemerintahan desa yang bersusah payah dalam mengerjakan dokumen dana desa, sehingga dana desa kita tahap pertama telah cair dan kami juga mengharapkan kepada kepala desa agar dana desa tahap pertama ini supaya disasarang pada pembangunan pengrehapan balai desa.

Lanjut, saya juga mengharapkan kepada seluruh masyarakat desa lolozaria supaya kita selalu bekerja sama dalam mendukung kegiatan desa atau  pekerjaan kepala desa, sehingga kita dapat menjadi contoh di desa-desa yang lain.

Sambutan Ketua BPD Lolozaria, Suapri Sarumaha, S.Th, menyampaikan kami dari BPD sangat mengapresiasi atas usaha saudara kepala desa, sehingga kepala desa mengadakan rapat musyawarah desa untuk pemberitahuan pelaksanaan kegiatan pembangunan desa, bukan seperti tahun-tahun sebelumnya kepala desa melaksanakan kegiatan tampa musyawarah desa, dan kepada seluruh masyarakat kita sanga berterima kasih kepada kepala desa atas pemberitahuan pelaksanaan kegiatan pembangunan desa.

Lanjut, ketua BPD juga mengharapkan kepada saudara kepala desa agar pelaksanaan kegiatan pembangunan desa dapat dilaksanakan sesuaikan dengan RAB atau mekanisme yang ada, dan kepada saudara kepala desa juga kami ingatkan agar selalu transparinsi terhadap masyarakat, sehingga masyarakat juga bisa dapat melihat dan mengamatinya.

Pada kesempatan ini juga, Kepala Puskesmas Amandraya, Eduard Buulolo, S. KM, mensosialisasikan pencegahan wabah corona virus atau (Covid-19) yang sedang menyebar sekarang ini, maka perlu kita waspadai dan mencegahnya sebelum sampai kedaerah kita, cara untuk mencegahnya virus corona yaitu, harus menjaga kebersihan lingkungan, dilarang pergi ketempat keramaian, dilarang berpergian jara jauh, sering menjemur disinar matahari, masak makanan dengan matang, konsumsi air hangat setiap hari, dan cuci tangan pakek sabung sebelum makan.

Lanjut, kapus juga mengharapkan kepada kepala desa, jika ada warga kita yang datang dari sebrang atau diluar pulau nias ini agar didata dan laporkan puskesmas untuk diadakan pemeriksaan kepada yang bersangkutan, dan sekalian juga bidan desa lolozaria mempraktekan kepada masyarakat cara mencuci tangan yang bersih, dan kapus juga mengharapkan kepada seluruh masyarakat agar selalu menjaga kesehatan.

Kasi PMD Kec. Amadraya, Famoni Daeli, disampaikan, bahwa dari 35 kecamatan sekabupaten nias selatan baru kecamatan amandraya yang paling tercepat panyaluran dana desa tahun anggaran 2020 tahap pertama, salah satunya desa lolozaria, maka itu tidak lumpuh dari pengawasan bimbingan arahan pak camat amandraya.

“Tata cara pengelolaan dana desa dan keuangan desa secara umum, selalu mempedomani peraturan, sebagaimana disebut dalam permendes nomor 11 tahun 2019 tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2020 pasal, 12, bahwa prioritas penggunaan dana desa untuk program dan kegiatan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa, dan harapan kami kepada kepala agar selalu transparasi kepada masyarakat.

Staf pemerintahan Kec. Amandraya, plt. Kasubag umum, Rezeki Ndruru, memaparkan tupoksi kerja masing-masing perangkat desa dan tata cara mengurus barang inventaris aset milik desa, secara singkat memberitahukan perangkat mulai dari sekdes, kasi, kaur, dan kadus, membantu dari pada kerja kepala desa dalam menyusun program kegiatan kepala desa, dan administrasi kepala desa, dan aset desa yang bisa bergerak bisa dihapuskan dari data ifentaris desa, hanya tahun pengadan barang tersebut harus 5 tahun lebih baru bisa dihapuskan, jika kurang dari lima tahun maka tidak bisa dihapuskan barang tersebut.

Pada Arahan Camat Amandraya, Sokhiato Mendrofa, menyampaikan, kepada masyarakat desa lolozaria kalian sangat berterima kasih kepada kepala desa atas usaha dalam penerobosan pencairan dana desa tahun tahun anggaran 2020 tahap pertama, tidak seperti didesa-desa yang lain kita sudah berapa kali suratin agar secepatnya diantar APBDesanya kekantor camat, maka perlu kami himbau kmasyarakat desa lolozaria, BPD, dan pemerintahan desa agar selalu membangun rasa kerja sama yang baik, komunikasi yang baik demi membangun desa yang kalian cintai ini.

“Camat juga mengingatkan kepala desa agar menganggarkan dana bantuan untuk penangulangan  virus corona (Covid 19), maka kami menghimabau seluruh masyarakat agar selalu mewaspadai penularan virus corona, jangan keseringan ketempat keramaian, selalu jaga bersihan lingkungan, dan selalu menjemur disinar matahari, ujarnya camat.

Lanjut, Camat menegas kepada kepada kepala desa, agar setiap hari mengatifkan perangkat desa berkantor karena melayani masyarakat itu setiap hari, makanya gaji perangkat desa disetaran dengan gaji PNS golongan II,  jika ada perangkat yang selalu malas-malasan, jarang mengikuti rapat dan tidak menuruti perintah kepala desa silangkan dievalusi, dan camat sangat mengharapkan kepada kepala desa agar selalu transparan terhadap masyarakat sehingga masyarakat juga dapat mengenal yang namanya dana desa.

Dengan hasil rapat musyawarah pemerintahan desa, BPD, dan unsur tokoh masyarakat yaitu, Dana Desa tahap pertama disasarankan pada pembangunan rehap kantor balai desa, dan kegiatan lainnya.

Dalam kesempatan ini turut hadir, Camat Amandraya Sokhiato Mendrofa, Kepala Puskesmas Amandraya Eduard Buulolo, S.KM, Kepala Desa Lolozaria, Kersmis Sarumaha, Ketua BPD, Suapri Sarumaha, S.Th, Kasi PMD, Amandraya, Famoni Daeli, Kasubag Umum Rezeki Ndruru, Perangkat Desa Lolozaria, Unsur Tokoh Masyarakat, dan Media Warta Pos.

Peliput Berita (April Ndr)
Ket, Foto Rapat Musyawarah Desa Lolozaria.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed